Jumat, 18 Maret 2011

Pernikahan adat Jawa

Pernikahan Adat Jawa (Surakarta - Jogjakarta)

oleh Alya Prameswari Rias Pengantin pada 15 Maret 2011 jam 11:36
Paket Pernikahan Adat Jawa - Surakarta/ Yogyakarta


Lamaran

Keluarga calon mempelai pria mendatangi (atau mengirim utusan ke) keluarga calon mempelai perempuan untuk melamar putri keluarga tersebut menjadi istri putra mereka. Pada acara ini, kedua keluarga jika belum saling mengenal dapat lebih jauh mengenal satu sama lain, dan berbincang-bincang mengenai hal-hal yang ringan. Biasanya keluarga dari calon mempelai perempuan yang mempunyai hak menentukan lebih banyak, karena merekalah yang biasanya menentukan jenis pernikahannya:

* Paes Agung yaitu pernikahan agung
* Paes Kesatriyan yaitu pernikahan jenis ksatria yang lebih sederhana

Jika lamaran diterima, maka kedua belah pihak akan mulai mengurus segala persiapan pernikahan.

Persiapan Pernikahan

Setelah lamaran diterima, maka hal selanjutnya yang dilakukan adalah mempersiapkan pesta pernikahan. Pesta pernikahan Jawa adat Surakarta yang lengkap memerlukan banyak hal, dan pesta tersebut tidak dapat terlaksana tanpa bantuan seorang profesional. Orang yang bertanggung jawab mengatur segala persiapan pernikahan adat Jawa tersebut disebut Pemaes yang mewakili mempelai perempuan. Pemaes atau juru rias ini antara lain bertanggung jawab mengatur pakaian dan rias muka yang akan dikenakan oleh kedua pengantin. Selain itu panitia yang terdiri dari sang Pemaes dan kerabat-kerabat dekat pengantin juga mengatur berbagai hal seputar pesta yang akan dilangsungkan:

* makanan dan minuman yang akan disajikan
* tari-tarian dan musik (biasanya musik gamelan)yang akan mengiringi pesta
* pembawa acara (MC) yang akan diundang
* acara Siraman
* acara Ijab dan saksi-saksinya
* kata sambutan
* keamanan, transportasi, komunikasi, dokumentasi
* sewa gedung (akomodasi), perlengkapan pesta, dan lain sebagainya
* dekorasi tempat pernikahan

Hal terpenting yang harus mereka persiapkan adalah acara Ijab (upacara pernikahan sipil), yang melegitimasi kedua pasangan sebagai suami dan istri yang sah.

Hiasan Pernikahan

Sehari sebelum pernikahan, biasanya gerbang rumah pengantin perempuan akan dihiasi Tarub atau janur kuning yang terdiri dari berbagai macam tumbuhan dan daun-daunan:

* 2 pohon pisang dengan setandan pisang masak pada masing-masing pohon, melambangkan suami yang akan menjadi kepala rumah tangga yang baik dan pasangan yang akan hidup baik dan bahagia dimanapun mereka berada (seperti pohon pisang yang mudah tumbuh dimanapun).
* Tebu Wulung atau tebu merah, yang berarti keluarga yang mengutamakan pikiran sehat.
* Cengkir Gading atau buah kelapa muda, yang berarti pasangan suami istri akan saling mencintai dan saling menjagai dan merawat satu sama lain.
* Berbagai macam daun seperti daun beringin, daun mojo-koro, daun alang-alang, dadap serep, sebagai simbol kedua pengantin akan hidup aman dan keluarga mereka terlindung dari mara bahaya.

Selain itu di atas gerbang rumah juga dipasang bekletepe yaitu hiasan dari daun kelapa untuk mengusir roh-roh jahat dan sebagai tanda bahwa ada acara pernikahan sedang berlangsung di tempat tersebut.

Sebelum Tarub dan janur kuning tersebut dipasang, sesajen atau persembahan sesajian biasanya dipersiapkan terlebih dahulu. Sesajian tersebut antara lain terdiri dari: pisang, kelapa, beras, daging sapi, tempe, buah-buahan, roti, bunga, bermacam-macam minuman termasuk jamu, lampu, dan lainnya.

Arti simbolis dari sesajian ini adalah agar diberkati leluhur dan dilindungi dari roh-roh jahat. Sesajian ini diletakkan di tempat-tempat dimana upacara pernikahan akan dilangsungkan, seperti kamar mandi, dapur, pintu gerbang, di bawah Tarub, di jalanan di dekat rumah, dan sebagainya.

Dekorasi lain yang dipersiapkan adalah Kembar Mayang yang akan digunakan dalam upacara panggih

Upacara Siraman

Acara yang dilakukan pada siang hari sebelum Ijab atau upacara pernikahan ini bertujuan untuk membersihkan jiwa dan raga. Siraman biasanya dilakukan di kamar mandi atau taman keluarga masing-masing dan dilakukan oleh orang tua atau wakil mereka.

Ada tujuh Pitulungan atau penolong (Pitu artinya tujuh)- biasanya tujuh orang yang dianggap baik atau penting - yang membantu acara ini. Airnya merupakan campuran dari kembang setaman yang disebut Banyu Perwitosari yang jika memungkinkan diambil dari tujuh mata air dan melambangkan kehidupan. Keluarga pengantin perempuan akan mengirim utusan dengan membawa Banyu Perwitosari ke kediaman keluarga pengantin pria dan menuangkannya di dalam rumah pengantin pria.

Acara siraman diawali oleh orang tua dan ditutup oleh Pemaes yang kemudian dilanjutkan dengan memecahkan kendi.

Banyak hal yang harus dipersiapkan sebelum acara dimulai:

* Tempat air dari perunggu atau tembaga yang berisi air dari tujuh mata air.
* Kembang setaman yaitu bunga-bunga seperti mawar, melati, cempaka, kenanga, yang ditaruh di air.
* Aroma lima warna yang digunakan sebagai sabun.
* Sabun cuci rambut tradisional dari abu dari merang, santan, dan air asam Jawa.
* Gayung yang berasal dari kulit kelapa sebagai ciduk air.
* Kursi yang dilapisi tikar, kain putih, dedaunan, kain lurik untuk tempat duduk pengantin selama prosesi berlangsung.
* Kain putih untuk dipakai selama upacara siraman.
* Baju batik untuk dipakai setelah uparaca siraman.
* Kendi.
* Sesajian

Sesajian merupakan hal yang dianggap penting dalam upacara Jawa. Sesajian untuk siraman terdiri dari berbagai macam sajian:

* Tumpeng Robyong, nasi kuning dengan hiasan-hiasan.
* Tumpeng Gundhul, nasi kuning tanpa hiasan.
* Makanan seperti ayam, tahu, telur.
* Buah-buahan seperti pisang dan lain-lain.
* Kelapan muda.
* Tujuh macam bubur.
* Jajanan seperti kue manis, lemper, cendol.
* Seekor ayam jago
* Lampu lentera
* Kembang Telon - tiga macam bunga (kenanga, melati, cempaka).

Urut-urutan acara siraman adalah sebagai berikut:

* Pengantin pria / perempuan dengan rambut terurai keluar dari kamarnya diiringi oleh orangtuanya masing-masing.
* Pengantin tersebut berjalan menuju tempat siraman.
* Beberapa orang berjalan di belakang mereka membawa baju batik, handuk, dan sebagainya.
* Pengantin tersebut duduk di kursi dan memanjatkan doa.
* Sang ayah memandikan sang pengantin, disusul oleh sang ibu.
* Sang pengantin duduk dengan kedua tangan diletakkan di depan dalam posisi berdoa.
* Mereka menuangkan air ke atas tangannya dan sang pengantin berkumur tiga kali.
* Lalu mereka menuangkan air ke atas kepalanya, muka, telinga, leher, tangan dan kaki masing masing tiga kali.
* Setelah orangtua menyelesaikan prosesi siraman disusul oleh empat orang lain yang dianggap penting.
* Orang terakhir yang memandikan sang pengantin adalah Pemaes atau orang lain yang dianggap spesial. Sang pengantin dimandikan dengan sabun dan shampo (secara simbolik).
* Setelah itu acara pecah kendi yang dilakukan oleh ibu pengantin perempuan.
* Sang pengantin akan mengenakan baju batik kemudian diiringi kembali ke kamar pengantin dan bersiap siap untuk acara Midodaren

Pecah Kendi

Kendi yang digunakan untuk siraman diambil. Ibu pengantin perempuan atau Pameas(untuk siraman pengantin pria) atau orang yang terakhir akan memecahkan kendi dan mengatakan: " Wis Pecah Pamore" - artinya sekarang sang pengantin siap untuk menikah.

Pangkas Rikmo lan Tanam Rikmo

Acara memotong sedikit rambut pengantin perempuan dan potongan rambut tersebut ditanam di rumah belakang.

Ngerik

Setelah acara Siraman, pengantin perempuan duduk di dalam kamarnya. Pemaes lalu mengeringkan rambutnya dan memberi pewangi di rambutnya. Rambutnya lalu disisir dan digelung atau dibentuk konde. Setelah Pameas mengeringkan wajah dan leher sang pengantin, lalu ia mulai mendandani wajah sang pengantin. Lalu sang pengantin akan dipakaikan baju kebaya dan kain batik. Sesajian untuk upacara Ngerik pada dasarnya sama untuk acara siraman. Biasanya supaya lebih mudah sesajian untuk siraman digunakan / dimasukkan ke kamar pengantin dan dipakai untuk sesajian upacara Ngerik.

Gendongan

Kedua orangtua pengantin perempuan menggendong anak mereka yang melambangkan ngentaske artinya mengentaskan seorang anak

Dodol Dhawet

Kedua orangtua pengantin wanita berjualan minuman dawet yaitu minuman manis khas Solo, tujuannya agar banyak tamu yang datang.

Perangkat pendukung acara adat Jawa yang kami tawarkan sebagai berikut:

* Busana pengantin eksklusif;
* Busana keluarga/ panitia dan among tamu;
* Busana penerima tamu;
* Busana pagar bagus dan pagar ayu;
* Busana pengipas;
* Busana pembawa tombak dan payung;
* Dekorasi pelaminan adat;
* Dekorasi kamar pengantin;
* Dekorasi bunga segar pilihan;
* Dekorasi pergola atau gazebo dengan kain dan lampu hias;
* Dekorasi bunga taman dan air mancur di depan pelaminan;
* Dekorasi pohon palem segar sebagai latar belakang pelaminan;
* Dekorasi kaca air terjun;
* Dokumentasi liputan foto dan video digital.

Jika anda ingin sekedar bertanya mengenai kelengkapan perangkat pendukung serta konsep, tema dan perapadia atau ingin mendapatkan harga terbaik, dapat menghubungi kami langsung. Alamat dan nomor telepon tersedia di bagian Kontak.

Kami menyediakan jasa penyewaan perlengkapan dan alat pesta pernikahan dan pesta lainnya. Perlatan yang kami sewakan antara lain tenda, kursi, meja, perlengkapan makan, perlatan masak, dll. Kami memiliki koleksi yang lengkap dan dalam jumlah banyak untuk peralatan pesta tersebut sehingga harga sewa peralatan alat pesta kami bisa ditekan semurah mungkin apalagi jika penyewaan bersamaan dengan paket pernikahan dan paket katering.
Untuk tenda kami menyediakan berbagai bentuk dan ukuran, dari model sederhana sampai tenda VIP kami sediakan. Beragam kursi dengan bermacam-macam hiasan yang canti dapat kami sediakan untuk memanjakan tamu Anda dengan kenyamanan. Perlengkapan sound system juga dapat kami sajikan untuk memanjakan telinga para tamu dengan suguhan musik dan tata suara yang nyaman di telinga.

Jadi tunggu apa lagi percayakan perlengkapan pesta pernikahan dan acara lainnnya pada kami. Biarkan kami mengerjakannya untuk Anda. Anda hanya perlu fokus pada apa yang Anda dan pasangan inginkan, dan kami yang akan menyediakan semua perlengkpan pesta yang Anda butuhkan.

Jasa tata rias untuk pengantin, orang tua, among tamu, dan lain-lain. Tata rias kami akan membuat Anda dan pasangan menjadi raja dan ratu yang mempesona para tamu undangan. Keluargapun akan terlihat fresh dan bangga di hadapan tamu undangan serta sanak keluarga yang lain.
Kami juga menyediakan jasa penyewaan busana pengantin untuk mempelai dan busana untuk keluarga dan among tamu. Selain itu juga kami menyediakan jasa untuk menjahit baju pengantin sesuai dengan pesanan Anda dan pasangan. Koleksi busana pengantin kami sangat banyak dan selalu bertambah setiap tahunnya mengikuti trend busana pengantin yang sedang in di berbagai majalah dan media lainnnya.
Petugas tata rias kami adalah orang-orang ahli dan terampil di bidang make up dan biasa menangani pengantin sejak lama. Anda dan pasangan bukanlah percobaan atau eksperimen bagi perias kami, karena kami hanya menggunakan tenaga perias yang sudah benar-benar mahir. Jadi jika Anda dan pasangan ingin tampil bak raja dan ratu, maka percayakan tata rias Anda dan pasangan serta keluarga Anda pada kami

HUB.08154043948 / Ibu Ismiyati Yulia Suwandi

Untuk pesta Pernikahan Sanak Keluarga Anda, kami siap mendisain dan mendirikan dekorasi pelaminan yang menawan, agung, dan indah.
Pilihan dekorasi dapat disesuaikan dengan latar belakang budaya/ adat perkawinan baik tradisional maupun international di Hotel, Balai Pertemuan atau Restoran Khusus.

Dekorasi kami sepenuhnya menggunakan 100% bunga dan daun segar...

Paket Pernikahan dimulai dengan harga Rp. 7.000.000,- (tujuh juta rupiah) s/d Rp.25.000.000,- (dua puluh lima juta rupiah) .

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar